Kerja Sesuai Hobi dan Passion, Ini Hal yang Kusyukuri Tahun Ini

 

Bekerja sesuai passion dan hobi adalah impian semua orang, terlebih jika pekerjaan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah. Tanpa harus diribetkan dengan kendaraan, mikir uang bensin, makan siang, ataupun rekan kerja. 

Hal itulah yang kusyukuri di tahun ini karena aku bisa bekerja di sebuah media online sebagai editor. Mungkin aku dulu tak pernah menyangka bahwa bisa berada di titik ini, karena saat SMA aku hanya ingin bercita-cita ingin menjadi wartawan yang menurutku  keren sekali pekerjaan itu. 

Namun, saat kuliah ada kejadian yang membuatku urung jika harus memilih menjadi wartawan, karena ada orang yang sengaja memanfaatkan profesi itu untuk mencari uang yang bukan haknya, dan membuatku tak lagi ada niatan menjadi wartawan lagi. 

Baca Juga: Dari Ngeblog, Ada yang Ingin Kukenang

Tetapi, ternyata Allah tetap membuatku harus tetap berbaik sangka kepada-Nya, tahun ini aku bisa memiliki kartu press, kartu saktinya wartawan untuk mencari berita di lapangan dari media yang kuikuti saat ini. 

Lalu apa yang harus kusyukuri dari pekerjaan menjadi editor? simak ini ada beberapa hal yang membuatku senantiasa bersyukur:

1. Memiliki bos atau Pimred super baik dan perhatian. 

Menjadi editor merupakan pekerjaan pertama dalam hidupku selepas kuliah, sebelumnya aku hanya jadi penulis lepas atau freelance. Pertengahan tahun 2021 aku mengikuti salah satu seleksi lowongan jadi content creator, alhamdulillah diterima dengan belasan orang lainnya. Meskipun pada akhirnya hanya aku saja yang bertahan hingga saat ini. 

Mungkin karena melihat semangatku yang tetap berproses, Pimred mengangkatku jadi editor menggantikan dua orang editor yang resign. Bahagia? banget, aku ingin belajar lebih banyak hal. 

Baca Juga: Jangan Menjadi Orang Baik, Loh?

Dan lagi beliau adalah sosok yang paling perhatian, meskipun hanya pernah bertemu sekali, tetapi beliau tidak lepas memantau kinerja editor tiap hari dan berita yang dipublish. Bahkan setiap kata kalau tak sesuai, akan disuruh mengedit. Sosok yang telaten mengajari timnya, bahkan tak malu jika harus belajar dari content creator atau editor. 

Kata Mas yang pernah bekerja di beberapa perusahaan, "kamu termasuk beruntung karena memiliki bos yang baik, dan perhatian termasuk hal-hal kecil."

Dan aku hanya berdoa, semoga impian beliau untuk memiliki media yang nyaman dan aman lekas tercapai. Media yang merawat tim dengan begitu telaten, meskipun banyak orang yang berlalu meninggalkannya, tapi aku berharap semoga ada keberhasilan suatu hari nanti. Amin. 

2. Rekan kerja yang solid dan baik

Hal yang kusyukuri kerja sebagai editor di media ini adalah memiliki rekan kerja sesama editor yang baik banget, sama seperti bos. 

Baca Juga: Buku yang Bikin Aku Nangis Saat Bulan Puasa Ramadhan

Ketika awal menjadi editor, aku terus saja bertanya tentang hal-hal dasar, sumber artikel valid atau tidak, bahkan di tengah malam saat dia libur kerja, aku masih sempat bertanya.

Dia yang emang dasarnya baik hati, selalu sabar menjawab berbagai pertanyaanku, segala kegelisahanku ketika aku tidak berani memutuskan. Ah, intinya ia memang rekan kerja yang baik. Bersyukur banget punya rekan kerja yang solid dan saling membantu. 

Demikianlah pekerjaanku yang sebenarnya kujalani masih 6 bulan ini, dan hal-hal yang membuatku bersyukur telah dipertemukan orang-orang di media ini. ***

Ruang Hangudi, 26 April 2022



Post a Comment